
Louis van Gaal mengatakan AS Roma kehabisan tenaga setelah laga memasuki menit ke-70.
Pelatih Bayern Munich Louis van Gaal mengatakan dirinya sedih dan mengecam gaya bermain AS Roma di Allianz Arena.
Bayern mengalahkan AS Roma dua gol tanpa balas dalam laga penyisihan Grup E Liga Champions. Giallorossi menempatkan sepuluh pemainnya dalam laga itu, yang membuat laga cenderung tidak menarik.
"Saya tahu klub Italia datang ke kandang lawan untuk bermain bertahan, tapi setelah 70 menit Roma benar-benar habis," kata Van Gaal.
"Fans Bayern pasti memahami betapa perlu waktu untuk menerobos pertahanan khas Ialia. Kami menggerakan bola dengan baik. Hasilnya, kami bisa mencetak dua gol," lanjutnya.
Menurut Van Gaal, Bayern seharusnya bisa mencetak dua gol lagi, dan mengakhiri laga dengan kemenangan empat gol tanpa balas.
Roma, masih menurut Van Gaal, sama sekali gagal menciptakan peluang. Mereka seolah datang untuk bermain dengan sepuluh pemain di pertahanan.
"Mungkin tidak spektakuler, tapi mereka kehabisan tenaga untuk bertahan. Kami hanya berupaya melanjutkan upaya untuk terus menekan dan menciptakan peluang," katanya.
Gaya bermain Roma mengingatkan Van Gaal pada cara bermain Inter Milan di final Liga Champions. Sesuatu yang sama sekali tidak disukainya.
"Jika Anda menyukai sepakbola dengan 10 pemain di belaknag, silahkan saja. Saya tidak," Van Gaal mengakhiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar