SITUS RESMI BERITA BOLA SITUS RESMI BERITA BOLA SITUS RESMI BERITA BOLA SITUS RESMI BERITA BOLA

Rabu, 18 Agustus 2010

Gagal Ke Madrid, Maicon Pecat Agennya



Maicon menyalahkan agennya yang dinilai tidak bekerja keras memindahkannya ke Real Madrid.

Gara-gara gagal pindah ke Real Madrid, bek Inter Milan Douglas Maicon berencana memecat agennya Antonio Caliendo. Maicon pantas kesal karena peluang bergabung dengan Madrid pupus begitu saja. Padahal, Madrid sudah sangat berminat untuk mendatangkan bek asal Brasil ini.

Maicon juga menyambut gembira tawaran melakukan reuni dengan mantan pelatihnya, Jose Mourinho. Hanya, negosiasi dengan Madrid dinilai berlarut-larut dan menemui kebuntuan.

Tak lama kemudian, Madrid merekrut bek veteran Chelsea Ricardo Carvalho. Ironisnya, pada saat bersamaan Caliendo hendak menindaklanjuti pembicaraan rencana penjualan Maicon dengan Inter.

Buntutnya, Maicon menyalahkan agennya. Ia berniat memecat Caliendo yang dinilai tak berjuang keras memindahkannya ke Madrid.

Meski demikian, peluang Maicon bergabung dengan Madrid masih terbuka. Pasalnya, bek Ezequiel Garay mengalami cedera lutut. Madrid kemungkinan akan mendatangkan Maicon sebelum bursa transfer pemain resmi ditutup.

Seleksi Persib Diikuti Pemain Top



Sejumlah pemain top di Superliga Indonesia mengikuti seleksi tim Persib.

Persib Bandung menjadi daya tarik pada pemain Superliga Indonesia. Tidak sedikit pemain yang berseliweran di kompetisi dan menjadi pilar di klub lama memilih mengikuti seleksi di tim Maung Bandung.

Sebelumnya, mantan striker Persijap Jepara Pablo Frances dan Zaenal Arif yang sebelumnya bermain di Persisam Samarinda.

Kini, pilar Sriwijaya FC Isnan Ali dan andalan Persija Jakarta Abanda Herman mengikuti seleksi. Keduanya merupakan rekomendasi dari manajemen Persib.

"Kami memang memanggil Isnan dan Abanda untuk mengikuti seleksi bersama yang lain. Kami menilai mereka memiliki kualitas yang bagus. Kebetulan lagi, keduanya belum terikat kontrak dengan klub lain," jelas manajer Persib Umuh Muchtar.

Hanya, manajemen tetap menyerahkan sepenuhnya pemilihan pemain kepada pelatih Daniel Darko Janackovic. Menurutnya, manajemen sebatas memberikan rekomendasi.

"Kalau memang sesuai dengan karakter Persib, tentu kami akan merekrutnya. Bila tidak, kami tentu mencari penggantinya dengan kualitas yang harus bagus," katanya.

Ballack Enggan Pensiun Dari Timnas Jerman



Gelandang Bayer Leverkusen itu merasa tenaganya masih dibutuhkan timnas Jerman.

Wacana untuk Michael Ballack mengundurkan diri dari timnas Jerman berkembang usai Piala Dunia 2010, menyusul penampilan apik skuad muda Der Panzer di Afrika Selatan. Ballack dinilai sudah tak lagi memiliki tempat di skuad utama Jerman.

Akan tetapi anggapan tersebut ditepisnya. Juga, dia menilai tenaganya masih dibutuhkan oleh pelatih Joachim Low di Piala Eropa 2012.

"Absen di Piala Dunia karena cedera adalah pukulan telak bagi saya dan pastinya hal itu bukan menjadi salah satu cara bagi saya untuk mengakhiri karir di timnas," tandasnya.

"Saya masih lapar gelar dan ketika Anda tidak bisa bermain di turnamen besar, rasa lapar itu semakin menjadi."

"Sebelum dicoret dari timnas Jerman di Piala Dunia, saya adalah jantungnya timnas dan meski pun para pemain muda sudah bermain bagus di Afrika Selatan, saya tak siap untuk melempar handuk. Saya masih memiliki motivasi yang tinggi dan ketika saya mampu menunjukkan kelayakan fisik dan performa saya bersama Leverkusen, saya ingin kembali bermain di timnas Jerman," tegasnya.

Werder Bremen Tolak Diego Kembali



Klaus Aloffs mengungkapkan bahwa Werder Bremen tidak akan membawa kembali Diego Ribas.

Kepergian Mesut Ozil ke Real Madrid membuat Werder Bremen kembali kehilangan gelandang kreatif terbaiknya. Musim lalu Werder Bremen juga kehilangan Diego Ribas yang pergi ke Juventus, praktis ini membuat musim ini menjadi lebih berat bagi Werder Bremen karena tidak adanya gelandang kreatif.

Transfer Ozil ke Real Madrid menimbulkan spekulasi kalau Diego akan kembali ke Werder Bremen setelah musim 2009/10 dilalui Diego Ribas dengan peforma buruk di Juventus. Diego dianggap gagal meningkatkan prestasi Juventus di Serie A.

Klaus Aloffs selaku General Manager Werder Bremen mengatakan “Tidak ada klub yang senang kehilangan pemain sekaliber Mesut Ozil, tidak ada yang keraguan dengan hal itu” ungkapnya kepada situs resmi Werder Bremen.

Klaus Aloffs menambahkan “Diego menikmati saat disini [Werder Bremen] tetapi dia [Diego] pergi karena ingin mendapatkan uang yang lebih banyak di Juventus daripada disini, inilah masalahnya.”

Masih menurut Klaus Aloffs “Saya mengerti bahwa banyak supporter kami yang senang membawanya kembali, tetapi itu tidak hanya angan-angan.”

Untuk mengisi pos yang ditinggalkan Ozil, Werder Bremen masih memiliki Naldo di lini tengah namun saat ini masih dibekap cedera lutut.

Inter Terus Buru Kuyt



Setelah ditinggalkan Mario Balotelli ke Manchester City, Inter Milan fokus memburu striker.

Inter Milan kembali diisukan akan memboyong striker Liverpool asal Belanda Dirk Kuyt. Sebelumnya kabar yang beredar di Italia bahwa winger Genoa Giuseppe Sculli telah sepakat pindah ke Inter, namun isu transfer tersebut terganjal oleh berita kepindahan Kuyt.

Seperti yang dilansir di laman inside futbol kepindahan Dirk Kuyt telah dipertimbangkan lagi oleh Inter Milan. Hal tersebut disebabkan Rafael Benitez telah mengenal Kuyt sejak lama di Liverpool dan percaya bahwa Kuyt mampu bermain dan memberikan kontribusi lebih untuk Inter.

Dirk Kuyt memang dikenal sebagai pemain serba bisa di lini depan, ia mampu bermain sebagai penyerang sayap atau striker.

Dini hari nanti Kuyt bersama Liverpool akan mengahadapi Trabzonspor dalam lanjutan Europa League dan pertadingan tersebut akan dimanfaatkan Inter untuk memantau lebih jauh.

Tampil Buruk, Madrid Ditahan Liege



Van der Vaart yang terancam dijual justru menjadi pencetak satu-satunya gol Madrid.

Pelatih Real Madrid Jose Mourinho sepertinya harus bekerja keras untuk menemukan bentuk permainan idel tim besutannya setelah los Blancos ditahan imbang 1-1 oleh salah satu raksasa Belgia, Standard Liege.

Pada pertandingan ini, Mourinho tidak menurunkan sejumlah pemain anyarnya di babak pertama. Angel di Maria, Ricardo Carvalho dan Sami Khedira baru diturunkan di babak kedua bersama Cristiano Ronaldo.

Los Blancos unggul lebih dulu ketika laga berjalan 11 menit melalui Rafael Van der Vaart. Tendang bebas melengkung pemain yang terancam dijual ini dari luar kotak penalti mampu merobek jala Liege yang dikawal Kristof Van Hout.

Liege nyaris menyamakan kedudukan 15 menit kemudian, ketika sundulan Eliaquim Mangala yang memanfaatkan tendangan bebas Sebastien Pocognoli menembus gawang Iker Casillas. Tapi gol ini dianulir, karena Mangala dianggap dalam posisi off-side.

Hampir separuh babak pertama ini Liege mampu mengimbangi permainan raksasa La Liga Spanyol itu. Sebaliknya, pemain Madrid mengalami kesulitan untuk menembus pertahanan solid tuan rumah.

Di babak kedua, Mourinho melakukan perubahan komposisi pemain. Sejumlah bintang dimasukkan untuk menghidupkan permainan Madrid. Kendati demikian, permainan tim besutannya tidak juga kunjung membaik.

Mourinho akhirnya memasukkan Xabi Alonso, Sergio Canales, dan Pedro Leon pada menit ke-62. Hadirnya ketiga pemain ini membuat serangan Madrid menjadi lebih bervariasi.

Namun Liege tidak mau menyerah begitu saja. Mereka akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-77 melalui Christian Benteke. Sundulan striker muda Belgia ini berhasil merobek jala Jerzy Dudek. Skor imbang 1-1 ini bertahan hingga pertandingan usai.

Terry: Dua Gelar, Target Minimal Chelsea



Terry berambisi membawa The Blues meraih lebih dari dua gelar pada musim ini.

Kapten Chelsea John Terry mengatakan timnya memiliki ambisi untuk meraih lebih dari dua gelar pada kompetisi musim 2010/11. Menurutnya, meraih dua gelar adalah target minimal yang harus diraih pasukan The Blues musim ini.

Chelsea sukses meraih dua gelar pada musim lalu, Liga Primer dan Piala FA. Kesuksesan itu tercatat sebagai yang pertama kali di sepanjang sejarah klub.

Di mata Terry, kegagalan di kompetisi Liga Champions musim lalu masih menjadi sesuatu yang menyedihkan. Ia meminta rekan-rekannya untuk terus fokus di sepanjang musim untuk meraih banyak gelar.

"Musim lalu terasa menyenangkan buat kami. Belum ada tim yang bisa meraih dua gelar di sepanjang sejarah klub. Itu artinya kami adalah tim terbaik Chelsea," ujar Terry dalam sebuah konferensi pers.

"Kami yakin akan mampu memenangi setiap gelar bersama skuad ini."

"Meraih dua gelar adalah target minimal buat kami."

Messi Tidak Akan Bisa Samai Maradona



Lionel Messi dinilai tak memiliki karakter dan kemampuan sebagai pemimpin sehingga sulit menyamai legenda Diego Maradona.

Lionel Messi tidak memiliki kemampuan sebagai seorang leader dalam tim maupun di lapangan. Karena itu, ia tetap sulit menyamai keberhasilan Diego Maradona saat memimpin Argentina memenangi Piala Dunia 1986. Demikian analisis striker Martin Palermo yang menjadi rekan Messi di tim nasional.

Menurutnya, Messi tidak memiliki mentalitas seperti Maradona. Ini terjadi karena Maradona tumbuh besar di kawasan kumuh di Buenos Aires. Berbeda dengan Messi yang sudah hidup nyaman sejak remaja. Pasalnya, ia sudah masuk akademi Barcelona saat masih berusia 12.

"Messi bukan Maradona. Bagi saya, Messi tidak memiliki mentalitas seperti Maradona. Dia tidak disiapkan untuk memimpin tim," kata Palermo.

"Dia bukan pemain yang memiliki karakter sebagai pemimpin. Dia tidak memiliki kemampuan seperti itu karena memang tidak diposisikan untuk seperti itu. Dia tumbuh dengan cara yang berbeda. Kehidupannya juga sangat bertolak belakang. Dia sudah berada di Barcelona sejak usia 12," jelas striker yang cuma bermain selama 13 menit di Afrika Selatan.

Messi tidak pernah bisa tampil bagus seperti saat membela Barca. Bahkan di Piala Dunia 2010, Messi tak mencetak satu pun gol. Pasalnya, posisi Messi memang berbeda.

Maradona memaksa Messi lebih banyak bermain di tengah dan aktif mencari bola. Berbeda dengan di Barca. Dia lebih banyak menunggu kiriman bola di sekitar kotak penalti.

RESMI: Madrid Rekrut Oezil



Akhirnya Real Madrid mendaratkan Mesut Oezil...

Real Madrid akhirnya mengumumkan telah berhasil merekrut gelandang internasional Jerman yang bermain di Werder Bremen, Mesut Oezil.

Harga transfer tidak disebutkan sedangkan durasi kontrak akan diumumkan kemudian.

Kepastian transfer dilansir Bild dengan memuat komentar direktur olahraga Werder, Klaus Allofs, yang mengatakan, "Kami siap melepas Mesut sekarang untuk menempuh langkah berikut dalam kariernya."

Pengumuman transfer juga sudah dilansir laman resmi Madrid.

Sebelumnya, ayah Oezil sudah mengungkapkan anaknya telah mencapai kesepakatan personal dengan Madrid. Allofs sempat mengancam akan menyertakan Oezil dalam laga play-off Liga Champions Rabu (18/8) esok melawan Sampdoria jika Madrid tidak bergerak cepat memastikan transfer.

Kepastian ini memungkas spekulasi transfer Oezil yang sudah berlangsung sejak Piala Dunia 2010 lalu. Kontrak pemain berusia 21 tahun ini berakhir tahun depan sehingga Werder memilih melepasnya sekarang ketimbang harus melegonya gratis.