SITUS RESMI BERITA BOLA SITUS RESMI BERITA BOLA SITUS RESMI BERITA BOLA SITUS RESMI BERITA BOLA

Kamis, 21 Oktober 2010

Mourinho Takut Ancaman Inzaghi



Mourinho mempersilakan Milan memainkan sepuluh striker, asal tidak menurunkan Inzaghi.

Jelang laga antara tim yang ditanganinya, Real Madrid, melawan AC Milan pada matchday 3 Liga Champions, Rabu (20/10) dinihari WIB, Jose Mourinho mengungkapkan beberapa pemain yang sangat diwaspadainya. Salah satunya adalah Zlatan Ibrahimovic, pemain yang pernah dilatih El Especial de Una di Inter Milan.

"Kami bermain melawan sebuah tim, bukan seorang pemain, tapi bersama Ibrahimovic semuanya berbeda. Saya mengenalnya dan orang-orang di Italia mengenalnya. Di Spanyol, mereka tidak mengenalnya. Dia tidak bahagia, tak memiliki kepercayaan diri," ujar Mourinho kepada pers.

Selain Ibracadabra, ada satu lagi pemain yang sangat dikhawatirkan eks pelatih FC Porto dan Chelsea itu. Dia adalah pemain gaek I Rossoneri, Filippo Inzaghi.

Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, sebelumnya mengutarakan niatnya memainkan enam pemain bertipe menyerang untuk melawan Los Blancos. Namun, Mourinho tak menghiraukan hal tersebut asalkan Allegri tidak menurunkan Inzaghi.

"Bagi saya, mereka boleh menurunkan sepuluh striker asal mereka tidak memainkan Inzaghi. Jika demikian, semuanya akan menjadi rumit bagi kami," kata Mourinho.

Kaka Kunjungi Kamar Ganti Milan Di Bernabeu



Bintang asal Brasil itu mencoba menghibur sekaligus menyapa mantan rekan satu timnya.

Mantan pahlawan di San Siro Kaka yang kini berseragam Real Madrid, dilaporkan mengunjungi kamar ganti AC Milan setelah I Rossoneri dibekuk Los Blancos dengan skor 2-0, Rabu (20/10) dinihari WIB di Santiago Bernabeu. Kabar menyebutkan bintang asal Brasil itu mencoba menghibur sekaligus menyapa mantan rekan-rekannya.

Kaka yang tidak bermain di laga tersebut karena masih berkutat dengan cedera pernah merasakan kejayaan dan menjadi idola di San Siro sebelum hijrah ke Spanyol.

La Gazzetta dello Sport memberitakan Milan menyambut gembira kehadiran Kaka meskipun hal tersebut tidak mampu menolong rasa sakit karena menderita kekalahan dari Madrid.

Semua lini klub perwakilan Italia itu tampil di bawah standar dan skuad besutan Massimiliano Allegri tersebut harus berlatih keras lagi sebelum kedua tim tersebut kembali bertemu di awal bulan November.

Allegri: Pemain Milan Anggap Duel Madrid Seperti Uji Coba



Juru taktik Milan ini tidak mau terlalu larut dengan kekalahan di Madrid.

Massimiliano Allegri - Milan (Getty Images)
Pelatih Milan Massimiliano Allegri menilai pemainnya seperti menjalani sebuah pertandingan persahabatan, sehingga dikalahkan Real Madrid dalam laga Liga Champions beberapa hari lalu.

Menurut Allegri, pemain terlalu memperlakukan pertandingan itu seperti sebuah liburan, dibandingkan duel sengit yang bisa menentukan perjalanan tim di kompetisi tertinggi Eropa itu.

“Kami seperti menjalani pertandingan persahabatan, dibandingkan laga Liga Champions,” cetus Allegri kepada La Gazzetta dello Sport.

“Tapi selalu mengingat sebuah pertandingan yang sudah berlangsung adalah pekerjaan sia-sia. Sekarang kami harus menatap ke depan menghadapi duel melawan Napoli.”

Dari pertandingan itu, Madrid secara tidak langsung sudah mengingatkan Milan mengenai pertemuan kedua mereka di San Siro.

“Real Madrid? Mereka pantas menang. Tapi mereka harus datang ke San Siro, dan segala sesuatunya masih bisa terjadi,” ujar Allegri.

VDV-Sneijder 'Perang' Di Twitter



Perang itu terjadi sebelum Tottenham bertemu Inter di Liga Champions.

Duel antara Inter Milan dan Tottenham Hotspur di Liga Champions dinihari tadi sebetulnya sudah memanas sejak beberapa hari sebelumnya. Suasana panas ini diciptakan sesama pemain Belanda yang memperkuat masing-masing klub, Wesley Sneijder di kubu Inter, dan Rafael van der Vaart di Tottenham.

Sneijder mulai 'menyerang' Van der Vaart pada Selasa lalu melalui Twitter, disertai video pendek yang memperlihatkan Van der Vaart menerima sanksi akumulasi kartu. Demikian dilansir Tribal Football.

“Saya sudah siap untuk pertandingan nanti, saya berharap menang, sedangkan Anda tidak,” tulis Sneijder.

Dua hari kemudian, Van der Vaart memberikan respon sebelum kick-off: “Anda beruntung, saya tidak main malam ini”.

Chamakh Pecahkan Rekor



Marouane Chamakh lebih suka konsentrasi menghadapi Manchester City.

Striker Marouane Chamakh memecahkan rekor Eropa, dengan menjadi pemain pertama yang mencetak gol di enam laga Liga Champions berturutan -- meski tiga diantaranya dibuat musim lalu saat masih memperkuat Bordeaux.

Chamakh, kini berusia 26 tahun, mencetak gol kelima Arsenal ketika The Gunners mengalahkan Shakhtar Donetsk, Selasa lalu. Di dua laga sebelumnya, dia juga mencetak gol ke gawang Braga dan Partizan Belgrade.

"Saya dengan orang mengatakan saya membuat rekor," ujar Chamakh.

"Saya senang mendengarnya, tapi saya ingin terus mencetak gol untuk Arsenal di Liga Champions," demikian pemain kelahiran Maroko itu mengatakan.

Menurut Chamakh, kemenangan ini amat penting karena setelah itu seluruh pemain harus berkonsentrasi menghadapi Manchester City di Liga Primer.

"Kini kami fokus ke laga Liga Primer. Kami ingin memperbaiki posisi kami di klasemen," Chamakh mengakhiri.

Brasil Merangsek Ke Posisi Tiga Ranking FIFA



Brasil sukses merebut posisi Jerman di urutan ke tiga peringkat FIFA.

Menyusul kemenangan yang diraih ketika menghadapi Iran dan Ukraina di laga persahabatan, kini posisi Brasil di peringkat FIFA menanjak satu tingkat ke posisi tiga.

Sebelumnya posisi tersebut ditempati Jerman, namun kini mereka harus puas turun satu level ke posisi keempat, kendati mereka juga mampu meraup kemenangan atas Turki dan Kazakhstan di awal bulan ini.

Sementara itu, Kroasia dan Rusia juga mulai merambat kembali ke posisi sepuluh besar merujuk pada rentetan hasil positif yang didapat mereka dalam beberapa laga terakhir. Kroasia di posisi sembilan, sedangkan Rusia bertengger di peringkat sepuluh.

Di bawah mereka Mesir masih tetap yang terbaik dari perwakilan Afrika. Tim Firaun ini menempati tempat ke-11.

Spanyol masih nyaman memimpin puncak teratas. Jawara Euro 2008 dan Piala Dunia 2010 itu kian memantapkan posisinya usai menumpaskan lawannya di kualifikasi Euro 2012, Lithunia dan Skotlandia. Belanda membuntut di belakang mereka.

Ronaldinho Berpeluang Kembali Ke Tim Samba



Brasil akan meladeni Argentina di Qatar 17 November kelak.

Menurut pelatih tim nasional Brasil Mano Menezes, bintang AC Milan Ronaldinho berpeluang memperkuat tim Selecao di laga persahabatan melawan tim kuat Amerika Latin lainnya, Argentina.

Penyerang berusia 30 tahun yang juga merupakan mantan Pemain Terbaik Dunia tersebut gagal masuk skuad pilihan Dunga yang diboyong oleh Dunga ke Afrika Selatan. Namun pelatih baru Menezes mengaku tertarik menggunakan jasa mantan bintang Barcelona tersebut.

"Saya akan memanggil Ronaldinho di laga persahabatan melawan Argentina," kata Menezes.

"Dia beradaptasi dengan cepat meski mendapat posisi baru di Milan. Saya melihat sisi positif Ronaldinho saat Rossoneri membungkam Chievo 3-0. Dia tampil sangat baik."

"Sebagai tambahan, saya bahkan memantau Ronaldinho di sesi latihan. Saya telah berbicara dengannya dan dia sangat termotivasi kembali ke tim nasional Brasil," imbuhnya.

Dua kekuatan Amerika Latin Brasil dan Argentina dijadwalkan bentrok pada sebuah laga persahabatan di Qatar pertengahan November mendatang.

Ibrahimovic: Saya Juga Bisa Melatih Barcelona



Jika ada pelatih yang bisa menangani 22 pemain bintang dengan kepribadian berbeda, mungkin hanya Jose Mourinho. Pep Guardiola tidak bisa.

Zlatan Ibrahimovic kembali menyerang Pep Guardiola, dengan mengatakan pelatih Barcelona itu terlalu muda untuk memimpin 22 pemain bintang dengan 22 kepribadian berbeda.

"Di Barcelona, siapa pun bisa menjadi pelatih. Bahkan saya pun bisa, karena tidak sulit menangani 22 pemain bintang," ujar Ibrahimovic.

"Masalahnya adalah Guardiola selalu ingin timnya tampil sempurna setiap saat. Tiger Woods juga ingin tampil sempurna di setiap pertandingan, tapi tidak bisa," lanjutnya.

Guardiola, masih menurut Ibra, selalu lupa beberapa pemainnya memiliki reputasi lebih besar dari dirinya.

"Mereka mengatakan telah memenangkan enam gelar. Pertanyaannya, dengan siapa ia memenangkan semua gelar itu," Ibra mengutarakan uneg-unegnya.

Di setiap klub, setiap orang berlatih dan tidak seorang yang menggerutu. Di Inter Milan, Chelsea, Manchester United, suasananya berbeda. Kesamaannya, di setiap klub ada 22 pemain yang yakin dirinya adalah yang terbaik.

"Di Barcelona, tidak ada yang mengatakan hal itu. Semua diam karena mereka low profile," ujar Ibra.

"Jika ada pelatih yang bisa menangani 22 pemain dengan kepribadian berbeda, mungkin hanya Jose Mourinho. Guardiola tidak," Ibra mengakhiri.

Indonesia Nomor Satu Di San Siro



Indonesia berhasil menjuarai turnamen dalam rangkaian The All Star Team Milan Junior Camp.

Wakil Indonesia berhasil menjuarai Milan Junior Camp Day Tournament yang diselenggarakan di San Siro, Milan, setelah mengalahkan tim asal Italia, ASTI, 1-0.

Turnamen tersebut merupakan bagian dari The All Star Team Milan Junior Camp, program pembinaan pemain muda yang memberikan kesempatan kepada calon pemain berbakat di berbagai penjuru dunia untuk merasakan metode pelatihan dari salah satu klub terkemuka dunia, AC Milan.

Indonesia pernah menggelar All Star Team Challenge yang dibuka langsung oleh Franco Baresi awal Mei lalu di Jakarta. Sebagai lanjutan dari program tersebut, sebanyak 17 anak berbakat Indonesia dikirim mengikuti The All Star Team Milan Junior Camp.

Seperti yang diceritakan manajer tim Ricky Djoharli dari Milan, Indonesia berhasil menjuarai Milan Junior Camp Day Tournament yang digelar dengan sistem setengah kompetisi. Indonesia berhasil memenangi seluruh tiga laga babak penyisihan, yakni pertandingan perdana melawan wakil Eropa, Step Stone, 1-0. Kemudian, giliran delegasi Brasil dan Venezuela, UISP, yang ditekuk 3-1. Pada laga terakhir grup, Indonesia mengalahkan gabungan pemain Eropa non-Italia, USUNTP, 3-0. Di laga puncak, Indonesia mengalahkan para pemain muda Italia yang tergabung di tim ASTI, 1-0.

Senin (18/10) sore waktu setempat, tim bertolak kembali ke Indonesia. Mereka diperkirakan mendarat di Jakarta Rabu siang dan Kamis keesokan harinya tim akan diterima oleh Sekjen PSSI Nugraha Besoes di Senayan, Jakarta.

Terry Undang Rooney Ke Stamford Bridge



Nicolas Anelka dan Salomon Kalou juga menginginkan Wayne Rooney memperkuat Chelsea.

Kapten John Terry secara terbuka mengundang Wayne Rooney untuk datang ke Stamford Bridge.

"Seandainya saya chairman Chelsea, saya akan membeli Rooney," ujar Terry seperti dikutip The Mirror.

Terry menyebut Rooney sebagai striker terbaik di dunia. Ia yakin Chelsea memiliki cukup uang untuk membawa mantan pemain Everton itu ke Stamford Bridge.

"Saya yakin kehadiran Rooney di Stamford Bridge akan membuat Chelsea memimpin Liga Primer sampai akhir musim," kata Terry.

"Ingin rasanya saya menemui Roman Abramovich, dan memintanya mendapatkan Rooney. Sayang saya tidak punya waktu," lanjut sang kapten.

Senada dengan Terry, striker Nicolas Anelka juga mengatakan dirinya akan menyambut kehadiran Rooney di Stamford Bridge dengan suka cita. Sedangkan Salon Kalou yakin kehadiran Rooney akan membuat Chelsea sulit dikalahkan di Liga Primer dan Eropa.

Anelka: Akan Ada Tempat Untuk Rooney Di Chelsea



Striker asal Prancis itu siap bertandem dengan Rooney jika yang bersangkutan bergabung bersama Chelsea.

Spekulasi masa depan Wayne Rooney di Manchester United memunculkan banyak ramalan. Sejumlah klub kabarnya siap menampung bomber gempal Inggris itu.

Chelsea adalah klub yang dilaporkan berminat pada Rooney, meski barisan depan klub asal London itu memiliki kualitas di atas rata-rata.

Menanggapi spekulasi ini, Nicolas Anelka menyambut baik kemungkinan bergabungnya Rooney ke Stamford Bridge.

"Rooney adalah pemain yang bagus, semua orang tahu kualitasnya," ungkap Anelka dikutip Soccernet.

"Jika dia ingin bergabung dengan Chelsea, maka dia akan disambut, tapi saya bukanlah pemilik klub ini, kan?" tandasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Salomon Kalou.

"Wayne adalah pemain yang hebat. Dia sudah membuktikannya bersama Manchester United dan Inggris. Akan menjadi hal yang bagus bisa bermain bersama Wayne di Liga Primer," ungkap Kalou.

Juve Bidik Bojan



Juve akui kebanyakan striker bertipe target man

Striker muda Barcelona Bojan Krkic menjadi incaran baru Juventus guna menambal lini depan mereka.

Menurut Cadena Ser, alasan General Manager Juventus Giuseppe Marotta mengejar Bojan adalah untuk melengkapi lini penyerangan Juve yang terlalu banyak dihuni target man.

Marotta percaya Bojan dapat menyesuaikan diri untuk bermain dengan striker-striker Juve yang lain, seperti Amauri dan Vincenzo Iaquinta.

Sementara Bojan di tempat terpisah mengaku masih bahagia berada di Barcelona, meskipun dirinya jarang dimainkan oleh Pep Guardiola.

Pep Guardiola Puji Aksi Mascherano



Barcelona sulit mencetak gol, Guardiola tidak khawatir.

Pelatih Barcelona Pep Guardiola memuji penampilan gelandang jangkar asal Argentina Javier Mascherano saat El Barca menang 2-0 atas FC Copenhagen, Kamis (21/10) dinihari WIB. Untuk kali pertama Mascherano tampil penuh bagi Barcelona sejak kepindahannya dari Liverpool.

"Saya puas, Mascherano bermain sangat baik dan dia dalam kondisi bahagia. Dia sangat kompetitif dengan segudang kualitas," puji Guardiola dikutip EspnStar.

"Dia pantas mendapat kesempatan menjadi starter. Penampilannya telah membuktikan dia akan menjadi bagian penting bagi Barcelona."

Barca tampil mendominasi sepanjang pertandingan, tetapi raksasa La Liga Spanyol itu terlihat kesulitan mencetak gol di hadapan gawang lawan. Namun Guardiola tidak terlalu mengkhawatirkannya.

"Kami seharusnya mencetak gol lebih banyak. Kami baru bisa tampil tenang setelah lahirnya gol kedua." imbuh Guardiola.

"Saya tidak khawatir. Kami selalu bisa tampil lebih baik, secara umum saya menyambut kemenangan ini dan senang melihat aksi para pemain."