SITUS RESMI BERITA BOLA SITUS RESMI BERITA BOLA SITUS RESMI BERITA BOLA SITUS RESMI BERITA BOLA

Senin, 13 Desember 2010

Kalah Dari Madrid, Aguirre Tetap Puji Pasukannya



Eks pelatih Atletico itu memuji usaha pemainnya saat melawan Madrid.

Real Zaragoza masih belum mampu beranjak dari dasar klasemen Primera Liga setelah dibungkam Real Madrid 3-1 di rumah sendiri, Stadion La Romareda, Senin (13/12) dinihari WIB.

Menyikapi kekalahan ini, Javier Aguirre di balik kemudi tim tuan rumah mengakui bahwa Si Putih memang layak keluar sebagai pemenang. Tapi ia juga tetap memuji performa pasukannya.

"Nyaris mustahil kami akan menang melawan Real Madrid. Kini saya hanya bisa memuji usaha tim malam ini," ujarnya kepada aragondigital.es.

"Laga-laga terakhir di kandang melawan Villarreal dan Real Madrid memang sulit, bahkan lebih dari 'sulit'," tambahnya.

Eks pelatih Atletico Madrid itu sekarang sudah menatap laga berikut melawan Osasuna, dengan harapan akan segera mencaplok kemenangan perdana sebagai juru taktik Zaragoza.

"Saya menatap laga melawan Osasuna untuk meraih kemenangan pertama [sebagai pelatih Zaragoza]. Yang menjadi perhatian saya hari ini adalah betapa mudahnya Real Madrid mencetak gol begitu mereka sampai di depan gawang Leo Franco."

Guardiola Kagumi Konsistensi Skuadnya



Pep kagum dengan kemampuan para pemainnya menampilkan permainan menawan secara konsisten.
Entrenador Barcelona, Pep Guardiola, tak bisa menutupi kekaguman terhadap kemampuan pasukannya menampilkan permainan menawan dari laga ke laga.

Terakhir, El Pep's Team sukses menghancurkan Real Sociedad 5-0, Senin (13/12) dinihari WIB.

"Keuntungan yang saya dapat dibanding orang lain adalah saya bisa melihat tim setiap hari dalam latihan dan bagaimana mereka bekerja. Adalah sebuah keistimewaan dapat bekerja bersama mereka," ujar Guardiola usai laga kepada Marca.

"Ini adalah tahun di mana kami bermain lebih baik dari musim-musim sebelumnya. Kami juga terus berkembang seiring bertambahnya waktu kebersamaan kami. Saya mengagumi para pemain dengan konsistensi yang mereka tunjukkan."

Pekan depan, Blaugrana akan melawat ke Espanyol untuk melakoni el derbi Barceloni dengan harapan melanjutkan catatan kemenangan beruntun yang kini sudah mencapai angka sembilan.

Del Neri Puas Dengan Semangat Juang Pemain Juve



Juventus menunjukkan semangat tak pernah menyerah sehingga berhasil meraih kemenangan penting atas Lazio
Juventus tampil dengan semangat tinggi dan pantang menyerah saat menundukkan Lazio 2-1 di pertandingan Serie A Italia, Minggu (12/12). Kemenangan itu menjadikan Juve melesat ke peringkat dua dan tertinggal enam poin dari pimpinan klasemen sementara AC Milan.

Dengan poin 30, Juve memiliki poin sama dengan Napoli dan Lazio. Namun, mereka unggul dalam selisih gol sehingga bisa membayangi Milan.

"Saat tim yakin mampu meraih hasil bagus maka mereka pantas menang. Pemain mengeluarkan segenap energi dan pantas mendapatkannya," kata pelatih Luigi del Neri.

"Mereka berusaha melakukan yang terbaik dan merayakan kemenangan di ruang ganti. Kemenangan ini mengangkat moral tim untuk menyelesaikan kompetisi. Bila berakhir imbang 1-1 maka tidak ada yang berubah. Saya terkesan dengan penampilan pemain," lanjutnya.

Bahkan pemain pengganti, Mohamed Sissoko, Alessandro del Piero dan Simone Pepe juga menunjukkan performa terbaik. Tak heran bila Del Neri memuji ketiganya.

"Sissoko, Pepe dan Del Piero tahu mereka menjadi bagian dari tim. Mereka memberi kontribusi besar bagi tim," jawab Del Neri.

Hancurkan Sociedad, Barca Kembali Kuasai Tahta Klasemen


Barcelona kembali menunjukkan produktivitas dengan mencetak lima gol saat membantai Real Sociedad.

Real Madrid hanya sebentar menguasai tahta klasemen La Liga Spanyol. Setelah sejenak berada di puncak dengan mengalahkan Real Zaragoza 3-1, Madrid harus menyerahkannya kepada Barcelona.

Barca kembali menjadi penguasa La Liga setelah menghancurkan Real Sociedad 5-0 dalam pertandingan di Stadion Nou Camp, Senin (13/12) dinihari WIB. Kemenangan itu menjadikan Barca memiliki poin 40. Unggul dua poin dari Madrid yang turun ke posisi kedua.

Sukses itu menjadikan Barca membuat rekor sembilan kemenangan secara berturut-turut di La Liga. Ini untuk ketiga kalinya Barca menghabisi lawannya dengan skor 5-0. Termasuk saat membantai Madrid dalam el Clasico. Namun, kemenangan terbesar Barca musim ini saat pasukan Pep Guardiola menghancurkan Almeria 8-0.

Bintang asal Argentina Lionel Messi membuktikan ketajamanya dengan memborong dua gol. Kini, Messi menyamai perolehan gol bintang Madrid Cristiano Ronaldo. Keduanya sama-sama mengoleksi 17 gol dan menjadi topskor La Liga.

Barca terlalu perkasa bagi Sociedad yang seolah tak berkutik. Padahal, pada dua laga sebelumnya Sociedad menunjukkan kehebatannya saat menghabisi Sporting Gijon 3-1 dan Athletic Bilbao 2-0.

Barca tak butuh waktu lama untuk membobol gawang Sociedad. Pertandingan baru berjalan sembilan menit, striker David Villa sudah membuka kemenangan Barca. Tendangan jarak dekatnya menyelesaikan umpan dari Pedro.

Sociedad sempat mencoba bangkit dan melakukan tekanan melalui Antoine Griezman. Namun, upayanya tak membuahkan hasil.

Sebaliknya, Barca nyaris memperbesar keunggulannya pada menit ke-20. Sayangnya, kerjasama apik antara Messi, Villa dan Andres Iniesta gagal diselesaikan oleh Pedro. Selanjutnya, upaya dari Messi masih bisa dimentahkan oleh kiper Claudio Bravo.

Barca akhirnya menambah gol melalui Iniesta pada menit ke-33. Gol itu merupakan buah dari kerjasama yang manis antara Iniesta dan Pedro. Iniesta mengakhirinya dengan menaklukkan Bravo. Setelah gol itu, Bravo nyaris melakukan kesalahan saat hendak mengamankan bola yang sesungguhnya tidak berbahaya. Keunggulan 2-0 Barca bertahan sampai babak pertama usai.

Hanya, Blaugrana sudah tak terbendung di babak kedua. Di menit ke-47, Messi membobol gawang Sociedad. Gol itu berawal dari kerjasamanya yang cukup bagus antara Messi dan Dani Alves.

Setelah unggul tiga gol, Barca sedikit menurunkan tekanannya. Namun, mereka tetap menunjukkan dominasinya. Meski demikian, pasukan Guardiola masih bisa menambah gol.

Messi kembali melakukannya setelah menunjukkan aksi membawa bola sendirian sebelum melepaskannya ke sudut kiri gawang di menit ke-87. Bravo tak bisa berbuat apa-apa saat bola meluncur ke gawangnya.

Barca masih menunjukkan keganasannya di menit terakhir. Kali ini gol striker Bojan Krkic melengkapi sukses Barca.

Dramatis, Krasic Tundukkan Lazio



Juventus meraih poin penuh kala menjamu Lazio di Olimpico lewat laga yang berakhir dramatis.
Secara dramatis, Juventus meraih poin penuh kala menjamu Lazio di Olimpico, Senin (13/12) dinihari WIB. Juventus menang 2-1 dengan Milos Krasic menjadi pahlawan kemenangan mereka.

Krasic mencetak gol penentu kemenangan Juventus di masa injury time babak kedua. Sebelumnya, Giorgio Chiellini dan Mauro Zarate mencetak masing-masing satu gol untuk kedua tim.

Dengan hasil itu, Juventus sukses mensejajarkan diri mereka dengan Napoli dan Lazio dalam hal pengumpulan angka hingga giornata ke-16, yaitu dengan 30 angka.

Namun perolehan angka mereka masih belum bisa memperpendek selisih jarak dengan Milan, yang dominan di puncak klasemen dengan 36 poin.

Jalannya Pertandingan

Juventus sudah unggul ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Chiellini yang berhasil menggolkan bola ke gawang Fernando Muslera lewat sundulannya setelah menyambut umpan Alberto Aquilani.

Lima menit berikutnya, Krasic memberikan ancaman dengan pergerakan dan kecepatannya. Sayang bola yang dikirimkannya ke tengah kotak penalti tak mampu diselesaikan dengan baik oleh Fabio Quagliarella.

Di menit 13, Lazio bisa menyamakan kedudukan. Berawal dari kemelut di depan gawang Marco Storari, Zarate bisa mencuri kesempatan untuk mencetak gol dari jarak dekat.

Sergio Floccari juga nyaris membalikkan kedudukan di menit 15. Sementara sundulan Alberto Aquilani di menit 18 mengenai tiang gawang. Tekanan kedua tim terus berlanjut tanpa tercipta satu gol lagi hingga jeda pertandingan.

Di babak kedua, tempo permainan berjalan lebih lambat. Pertandingan pun berjalan lebih monoton. Juventus lebih banyak menguasai jalannya pertandingan dan beberapa kali menciptakan kesempatan untuk memimpin.

Peluang terbaik didapat Alex Del Piero lewat tendangan bebasnya di masa injury time babak kedua. Namun Muslera mampu menggagalkan kesempatan untuk Juventus memimpin.

Akan tetapi, semenit berselang, Krasic bisa mencuri kesempatan untuk membawa timnya menang 2-1.

Inter Tak Remehkan Seongnam



Sejak 100 hari terakhir, baru kali ini latihan Inter diikuti seluruh pemain.


Gelandang Inter Milan Dejan Stankovic tidak memandang sebelah mata juara Asia Seongnam Ilhwa Chunma yang bakal menjadi lawan Nerazurri di semi-final Piala Dunia antaraklub pada 15 Desember nanti.

Menurut Stankovic, kondisi Inter saat ini sedang sehat, karena sejumlah pemain yang sempat absen karena cedera sudah kembali mengikuti latihan bersama tim.

“Ini untuk pertama kalinya dari 100 hari terakhir latihan tim diikuti seluruh pemain. Ketika kami berlatih, kami selalu ingin mengalami peningakatan, meningkatkan intensitas, komitmen, dan konsentrasi,” ujar Stankovic kepada Inter Channel.

“Kami sudha melihat permainan tim asal Korea Selatan itu. Mereka adalah tim yang bagus, teroganisir, dan pantas dihormati karena mereka sudah melalui jalan panjang untuk sampai di sini.”

“Walaupun kami juga melalui perjalanan panjang, kami ingin terus membuat memori lebih baik pada tahun 2010 ini.”

Gasak Zaragoza, Lini Tengah Madrid Sempurna



Krisis penyerang yang melanda Madrid tidak terlihat di pertandingan ini.


Real Madrid untuk sementara memuncaki klasemen sementara La Liga Spanyol setelah menggasak Real Zaragoza dengan skor 3-1 di Estadio La Romareda, Senin [13/12] dinihari WIB.

Madrid kini mengoleksi nilai 38 dari 15 laga yang sudah mereka jalani. Los Blancos unggul satu angka dari Barcelona. Namun posisi itu bisa berubah jika Barcelona mengalahkan Real Sociedad di Nou Camp. Sebaliknya, kekalahan dari Madrid membuat Zaragoza semakin terbenam di dasar klasemen sementara.

Krisis striker yang melanda Madrid tidak terlihat di pertandingan ini. Ketiga gol yang disarangkan tim tamu dihasilkan melalui gelandang Mesut Ozil, Cristiano Ronaldo, dan Angel Di Maria.

Madrid mengawali laga kurang baik. Sementara Zaragoza yang membidik kemenangan di hadapan publiknya sendiri memberikan tekanan ke pertahanan Madrid. Namun situasi ini hanya bertahan sepuluh menit. Selepas itu, Madrid lebih mendominasi permainan.

Hasilnya, ketika laga berjalan 15 menit, Madrid sudah unggul lebih dulu melalui Ozil. Berawal dari serangan Marcelo, pemain asal Brasil ini melihat posisi Ozil sangat bagus. Bek Madrid ini pun memberikan umpan matang kepada Ozil yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang Leo Franco.

Gol ini membuat Madrid meningkatkan intensitas serangan. Pergerakan Marcelo di sektor kiri menebar ancaman bagi pertahanan Zaragoza. Pemain Zaragoza semakin kerepotan, karena harus menghentikan pergerakan satu-dua Ronaldo dan Di Maria di sektor tengah.

Menjelang babak pertama usai, Madrid memperbesar keunggulan melalui Ronaldo. Tendangan bebas pemain asal Portugal ini tidak bisa dibendung Franco. Madrid pun menyelesaikan babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Madrid tidak mengendurkan serangan di babak kedua. Bahkan, mereka semakin memperlebar dominasi atas tuan rumah memasuki menit ke-47. Umpan panjang Xabi Alonso disambut Di Maria untuk menjebol gawang Zaragoza ketiga kalinya.

Tertinggal tiga gol tidak membuat Zaragoza menyerah. Tim besutan Javier Aguierre ini berhasil memperkecil ketertinggalannya melalui eksekusi penalti Gabo Fernandez. Penalti diberikan wasit atas pelanggaran Ricardo Carvalho terhadap Nicolas Bertolo.

Kecolongan satu gol ini menyentak kubu Madrid. Anak asuh Jose Mourinho kembali memberikan tekanan hebat ke pertahanan Zaragoza. Sejumlah peluang berhasil diperoleh, namun tidak menghasilkan gol.

Walau mendominasi permainan sepanjang babak kedua, Madrid tetap tidak bisa menambah perbendaharaan gol, sehingga laga berakhir dengan skor 3-1.

Ibra Ingin Milan Sapu Bersih Gelar



Ujung tombak asal Swedia itu tidak melihat alasan Milan tak mendapatkan gelar musim ini.
Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic menginginkan Rossoneri menyabet semua gelar yang mereka bidik pada musim ini menyusul kemenangan 3-0 atas Bologna dalam lanjutan Serie A Italia.

Kemenangan itu membuat Milan semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan nilai 36. Milan unggul enam poin dari peringkat kedua Napoli. Ibrahimovic pun menyampaikan rasa percaya dirinya Milan bakal meraih sukses musim ini.

“Tidak mudah bermain pada saat jam makan siang. Tapi yang penting kami menang hari ini,” ujar Ibrahimoviv kepada SkySport usai pertandingan.

“Saya ingin memenangkan semua gelar pada musim ini, dan saya tak melihat alasan kenapa kami tidak bisa melakukan itu.”

“Sejauh ini, kami sudah melakukan segalanya dengan baik. Tapi kami tetap harus fokus setiap saat. Jika kami terus bekerja keras dan menjaga performa ini, kami pasti bisa mewujudkannya.”

Gomes Gagalkan Penalti Drogba, Chelsea Batal Menang



Meski gagal menyarangkan bola dari titik putih, Drogba sukses selamatkan Chelsea dari kekalahan.


Berita terbesar pada pertandingan kali ini adalah kehadiran Didier Drogba dan Frank Lampard di sisi lapangan sebagai pemain cadangan. Sementara itu Spurs tidak diperkuat bek tangguh asal Prancis William Gallas, namun kabar baiknya adalah Michael Dawson bisa diturunkan untuk memperkuat lini pertahanan.

Kedua tim kuat dari London itu terlihat gugup di awal pertandingan, hal ini terlihat dengan banyaknya salah umpan yang dilakukan oleh para pemain. Meski demikian tim tamu mampu membuka peluang melalui Nicolas Anelka di menit kedua, sayang sepakannya masih terlalu lemah.

Hingga menit ke-15, Chelsea berhasil menciptakan beberapa peluang, termasuk tendangan voli Michael Essien yang masih bisa diredam Gomes dan tendangan bebas Branislav Ivanovic, tetapi arah bola masih jauh dari target.

Meski sering mendapat serangan, tim tuan rumah justru unggul terlebih dahulu melalui aksi Roman Pavlyuchenko di menit 16. Bermula dari Jermain Defoe yang memotong lini pertahanan The Blues untuk mengirimkan umpan kepada Pavlyuchenko di dalam kotak penalti. Pemain Rusia itu berhasil melepaskan diri dari kawalan Ivanovic dan menaklukkan Petr Cech.

Tertinggal 1-0 Chelsea mencoba meningkatkan tempo permainan dan usaha mereka nyaris berhasil di menit 24 setelah umpan Nicolas Anelka disambar sundulan kepala Salomon Kalou, tetapi lagi-lagi Gomes sukses menyelamatkan gawangnya.

Pertandingan semakin terbuka, tetapi hingga babak pertama Spurs masih sanggup mempertahankan keunggulannya.

Di babak kedua Carlo Ancelotti mengambil keputusan untuk menarik Jon Obi Mikel dan memasukkan Didier Drogba dengan harapan lini depan Chelsea mampu membongkar pertahanan solid Spurs.

Baru lima menit berada di atas lapangan, Drogba langsung mendapat kesempatan mencetak gol setelah menerima umpan panjang John Terry, sayang penyerang Pantai Gading itu terjebak perangkap off-side terlebih dahulu.

Permainan Chelsea semakin berkembang, kehadiran Drogba jelas mengangkat moral mereka. Melihat situasi ini Harry Redknapp mencoba melakukan perubahan dengan memasang Peter Crouch menggantikan Jermain Defoe di menit 60.

Tempo permainan kemudian semakin memuncak dan pada akhirnya Chelsea mampu menyamakan kedudukan di menit 70. Drogba berhasil memenangkan duel dengan Michael Dawson dan melepaskan tendangan keras ke arah gawang Spurs. Gomes sempat melakukan aksi blok, tetapi dia gagal menahan laju bola yang terus mengarah ke gawang.

Sukses menyamakan kedudukan tidak membuat tim tamu puas. Chelsea bernafsu untuk naik ke urutan teratas klasemen sementara hal ini terlihat dari keputusan Ancelotti yang memasukkan Frank Lampard di menit 77. Inilah aksi pertama Lampard setelah absen panjang selama tiga bulan.

Drama kemudian terjadi jelang wasit meniup peluit tanda pertandingan bubaran. Gomes terlibat duel dengan Ramires yang terjatuh di kotak penalti hingga wasit Mike Dean tidak memiliki pilihan lain kecuali menunjuk titik putih. Sayangnya Drogba gagal menaklukkan Gomes hingga pertandingan tetap berakhir sama kuat 1-1.

Gol Kontroversial Juan Menangkan Roma



AS Roma berhasil mengamankan tiga angka setelah mengalahkan Bari dengan skor tipis 1-0.

Roma berhasil meraih kemenangan ke-tujuh mereka di Serie A Italia musim ini dengan mengandaskan Bari di stadion Olimpico yang hanya terisi setengah.

Bermain di Olimpico, Roma langsung tampil menyerang sejak menit pertama. Peluang pertama didapat oleh Francesco Totti di titik putih pada menit ke-18, tetapi tendangan mendatar Totti saat mengambil penalti masih dapat diantisipasi.

Sepuluh menit kemudian, Juan yang terlihat berada dalam posisi offside berhasil memanfaatkan tendangan bebas Totti. Berhasil memasukkan satu gol tidak membuat Roma bertahan, mereka justru kembali menekan lini pertahanan Bari mencari gol kedua untuk fans. Namun sampai babak pertama berakhir kedudukan tetap 1-0.

Pada babak kedua, keadaan tidak berubah. Roma sebagai tuan rumah terus mendominasi permainan. Jeremy Menez beberapa kali mendapat peluang emas namun kecermelangan kiper Bari Jean Francois Gillet membuat kedudukan 1-0 bertahan.

Roma sebenarnya mencetak gol tambahan, namun gol tersebut terpaksa dianulir karena Mirko Vucinic dianggap mengontrol bola dengan tangan kirinya sebelum melesakkan bola ke gawang.

Dengan kemenangan ini Roma masih berada di peringkat ke-enam, mempunyai poin sama dengan Palermo yang berada di peringkat lima.

Tevez Minta Keluar Untuk Gabung Boca Juniors?



Tevez tidak ingin berpisah lagi dengan keluarganya yang berada di Argentina.

Carlos Tevez ingin segera angkat kaki dari Manchester City untuk kembali ke kampung halamannya dan bermain di Boca Juniors.

The Sunday Mirror mengabarkan bahwa Tevez telah siap untuk menolak menjadi pemain sepakbola bergaji tertinggi di dunia.

Manchester City dikabarkan berkenan untuk membayar tevez senilai £250 ribu per minggu -setara dengan gaji Wayne Rooney di Manchester United- agar pemain Argentina tersebut mau menghabiskan usia emasnya di Eastlands.

Tetapi Tevez telah memutuskan bahwa keluarganya harus menjadi prioritas utama dan dia telah membuat City terhenyak dengan mengajukan permohonan resmi untuk dijual agar dirinya dapat kembali ke Buenos Aires untuk bermain dengan Boca Juniors dan hidup bersama sang istri, Vanesa, dan putrinya, Florencia dan Katia.

Bahkan ada kemungkinan kuat bahwa Tevez akan memilih untuk pensiun dari dunia sepakbola daripada melanjutkan hidupnya yang nomaden.

Milan Berpaling Ke Floro Flores



Galliani menilai Floro Flores mempunyai kualitas yang bagus.

Adriano Galliani mengaku bahwa bomber Udinese Antonio Floro Flores adalah pilihan yang valid untuk perekrutan bulan Januari depan.

Milan telah mengkonfirmasi sedang mencari striker baru setelah cedera lutut Filippo Inzaghi membuatnya absen sepanjang musim ini.

Pemain seperti Alessandro Matri dari Cagliari dan bomber Real Madrid Karim Benzema sempat masuk dalam perhitungan, tetapi kemudian Galliani mengalihkan pada pemain yang lebih dekat.

"Floro Flores adalah penyerang yang sangat bagus dan dia mempunyai kualitas," ujar Galliani kepada Gazzetta dello Sport.

"Dia dapat menjadi pilihan yang valid untuk Milan saat ini."

Hal yang paling krusial adalah Floro Flores akan dapat dimainkan di Liga Champions dan dapat bermain di berbagai posisi di lini depan.

City Siap Boyong Gourcuff



City abaikan fakta bahwa Gourcuff baru bergabung dengan Lyon selama empat bulan.

Manchester City berencana akan memboyong pengatur serangan Lyon Yoann Gourcuff dengan harga £25 juta.

The Daily Star Sunday mengabarkan bahwa City melanjutkan pengintaian mereka terhadap Gourcuff, meskipun dia baru empat bulan berada di Lyon setelah hijrah dari Bordeaux.

Beberapa klub seperti Arsenal dan AC Milan, yang juga berminat pada Gourcuff, telah menerima bahwa Gourcuff tidak dapat dibeli lagi setelah kepindahannya empat bulan lalu dengan harga £15 juta.

Tetapi CIty, dengan potensi dana tidak terbatas di dunia sepakbola melalui pemilik yang berasal dari Arab Saudi tidak melihat demikian.

"City adalah satu-satunya klub di dunia yang mempunyai sikap seperti ini terhadap pemain yang baru saja pindah klub, atau mereka bisa saja membeli sikap tersebut," ujar sebuah sumber.

2010, Tahun Terakhir Ancelotti Di Chelsea?



Ancelotti diperkirakan akan meninggalkan Chelsea pada bulan Januari tahun depan.

Carlo Ancelotti diperkirakan akan meninggalkan Chelsea musim ini, hal tersebut telah terungkap.

The Mail on Sunday mengabarkan bahwa hubungan Ancelotti dengan pemilik Chelsea Roman Abramovich menjadi sangat buruk dan Ancelotti tetap mengharapkan pergi dari Stamford Bridge di penghujung musim, jika lebih cepat tidak bisa.

Meskipun Ancelotti telah berbicara dengan Abramovich melalui telepon saat kalah menghadapi Marseille dan mengatakan bahwa dirinya lega dengan hasil percakapan tersebut. Saat itu Ancelotti mengklaim bahwa dia percaya kepada Abramovich dan hubungan mereka tidak berubah.

Ancelotti sekarang akan menghadapi 16 hari sebelum penentuan nasibnya dimana dia mengakui akan menjadi penentu nasib Chelsea musim ini, dengan pertandingan menghadapi Tottenham hari ini, dan menjamu Manchester United pekan depan dan bertandang ke Arsenal pada tanggal 27 Desember. Jika hasil tiga pertandingan tersebut tidak memuaskan maka kemungkinan besar Ancelotti akan dipecat sebelum tahun baru tiba.

Milan Hajar Bologna



Milan menghabisi Bologna dengan tiga gol tanpa balas.

Poin absolut kembali diraih oleh AC Milan. Dijamu Bologna di Renato Dall'Ara Milan berpesta dengan memasukkan tiga gol dan tanpa dapat dibalas sama sekali oleh tuan rumah. Tiga gol Milan dicetak oleh Kevin Prince Boateng, Robinho dan Zlatan Ibrahimovic.

Milan langsung tampil menggebrak pada awal pertandingan, dan hasilnya Boateng langsung membawa Milan unggul di menit ke-9. Berawal dari Ibrahimovic yang membawa bola dari sisi kiri pertahanan Bologna, dan kemudian pemain Swedia tersebut memberi umpan matang yang berhasil dimanfaatkan Boateng menjadi gol.

Setelah gol tersebut Bologna mencoba bangkit dan mulai mendominasi permainan tetapi Milan sedikit demi sedikit membahayakan gawang Bologna melalui serangan balik. Pada menit ke-35 kali ini giliran Boateng yang memberi umpan matang, dan Robinho yang mendapat bola dengan tenang menjebol gawang Bologna, 2-0 untuk Milan.

Saat babak pertama akan berakhir, Milan terlihat lebih percaya diri dan mendominasi permainan. Tuan rumah Bologna menjadi frustasi karena tidak mampu memperkecil ketinggalan.

Memasuki babak kedua, Milan tetap menunjukkan dominasinya. Dengan duet Ibrahimovic dan Robinho yang selalu membahayakan gawang Bologna.

15 menit babak kedua berjalan, giliran Ibrahimovic yang mencatatkan namanya di daftar pencetak gol. Memanfaatkan umpan terobosan Andrea Pirlo, Ibra melesakkan bola melewati Viviano.

Unggul tiga gol membuat Milan lengah, Clarence Seedorf membuat kesalahan dengan melanggar Marco Di Vaio di kotak penalti. Namun sayang Di Vaio yang mengeksekusi tendangan penalti gagal menaklukkan Abbiati yang bermain cemerlang.

Dengan kemenangan ini Milan kembali menjauh dari para pesaingnya dengan koleksi 36 poin dari 16 kali bertanding. Saat ini peringkat kedua dihuni Napoli dengan poin 30, tertinggal enam angka dari Milan.

Cech Bantah Chelsea Sedang Krisis



Cech menyatakan bahwa Chelsea hanya kurang beruntung.

Kiper andalan Chelsea Petr Cech menolak klaim bahwa terjadi krisis Stamford Bridge.

Kepada Tribal Football, Cech mengatakan bahwa dirinya pernah mengalami situasi yang lebih buruk daripada yang dialami Chelsea sekarang.

"Saya mempunyai momen yang lebih buruk dari sekarang. Di musim pertama saya di Prancis dengan Rennes, saya ingat kami berada di zone degradasi dalam waktu yang sangat lama," tukas Cech.

"Kami terpaku disana dan akhirnya kami harus menjalani partai terakhir untuk menentukan apakah kami akan berada di divisi yang sama tahun depan. Jadi saya berpengalaman dalam situasi tertekan, saat itu kami berhasil bertahan."

“Di Chelsea kami juga mengalami tekanan sekarang. Tetapi kami masih bersaing memperebutkan gelar juara dan pertandingan penting akan kami lakoni dan jika kami menang maka kami akan baik-baik saja."

"Tentu saja, perjalanan kami mengecewakan tetapi saya yakin kami berada di posisi dimana kami tidak terlalu beruntung."

Cambiasso Ingin Inter Mencetak Sejarah



Cambiasso ingin mengangkat nama Inter setinggi-tingginya.

Bertanding di Piala Dunia Antarklub tampaknya membuat pemain-pemain Inter Milan kembali menemukan semangatnya. Dalam pertandingan semi-final nanti, Inter akan berhadapan dengan Seongnam yang menyingkirkan Al-Wahda di perempat-final.

Cambiasso, kepada Football Italia, menyatakan ingin membawa nama Inter ke tempat terhormat.

"Kami mempunyai semangat dan rasa lapar untuk bermain dengan baik di kompetisi ini, mengangkat nama Inter setinggi-tingginya bahkan lebih tinggi dari sejarah," ujar Cambiasso.

"Kami mengumpulkan kembali tiap grup dan berharap latihan bersama lagi dapat membuat perbedaan."

"Kami senang akhirnya kami dapat bermain di kompetisi ini," tutup gelandang berkepala plontos tersebut.

Berbatov Sangat Kagumi Permainan Arsenal



Pertandingan United vs Arsenal akan menarik.

Striker Manchester United, Dimitar Berbatov, tak menutup-nutupi kekagumannya terhadap permainan Arsenal, calon lawan yang akan dihadapi Setan Merah di Old Trafford (13/12).

Menurut striker asal Burgaria itu, The Gunners menampilkan permainan yang sangat bagus di musim ini.

"Ini adalah pertandingan yang penting bagi kedua tim. Mungkin kami memiliki sedikit keuntungan karena bermain di kandang, tapi Arsenal memainkan sepakbola yang sangat bagus musim ini," ujarnya kepada MUTV.

"Saya selalu mengamati mereka setiap saat dan saya sangat mengagumi cara mereka mempertahankan penguasaan bola. Pertandingan nanti akan menarik," imbuh pemain yang mencetak lima gol saat United mengandaskan Blackburn Rovers 7-1 itu.

Igbonefo Siap Dinaturalisasi



Victor Igbonefo bersedia dan siap menunggu jawaban.

Manager Persipura Rudy Maswi, mengatakan Victor Igbonefo sudah mau ikut progran naturalisasi dan sampai sekarang masih menunggu kepastian dari PSSI di Jakarta. Andai kata dia lolos berarti Persipura bisa menambah satu pemain asing lagi sebab saat ini striker Beto sudah siap untuk bergabung kembali tahun depan.

"Victor sendiri sudah bersedia menerima naturalisasi dan sekarang tunggu saja realisasinya saja," ujar Rudy Maswi manajer Persipura kepada GOAL.com Indonesia di lapangan Brimoda Kotaraja Jayapura saat menyaksikan ujicoba Persipura lawan Elang Brimob, Sabtu (11/12).

Ditambahkannya, Victor Igbonefo termasuk salah satu pemain asing yang sudah lama bergabung di Persipura tepatnya sejak 2003 lalu dan ikut membela Persipura menjadi juara Superliga Indonesia edisi 2005 dan Piala Indonesia 2008/09.

"Kami merasa senang jika Victor Igbonefo bisa masuk dalam skuad Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi. Banyak pemain Persipura di timnas justru lebih bagus dan jika Victor termasuk dalam naturalisasi pemain," harap Rudy Maswi.

Secara terpisah Victor Igbonefo mengaku bersedia dan siap jika dari pihak BTN PSSI ada yang menghubunginya.

"Sampai sekarang mereka belum kontak saya tapi saya bersedia,” papar Victor Igbonefo yang belakangan ini lagi dekat dengan Putri Nere anak kandung mantan gelandang Persipura dan Timnas Rully Nere.

“Victor Igbonefo itu pemain yang rajin bisa bermain di gelandang dan mampu membikin gol,” kata pengamat sepakbola di Jayapura Dr Rainner Schunenmann.

Mantan pelatih kepala Persipura Rahmad Darmawan, saat membesut Persipura pernah berkomentar jika dia ikut memilih pemain terbaik saat Persipura juara di tahun 2005 Igbonefo akan menjadi pilihannya. Namun saat itu status pemain terbaik jatuh ke Christian Warobay yang kini memperkuat Persidafon.

Victor Igbonefo termasuk pemain yang setia dan tetap bertahan memakai kostum Persipura. Jika Boaz tak tampil bermain di Persipura otomatis Victor Igbonefo yang akan memakai ban kapten Persipura.(gk-34)

Nasri: United Tak Lagi Menakutkan



Dulu United lebih menakutkan dengan adanya Ronaldo dan Tevez.

Arsenal akan mengetuk pintu Old Trafford pada Senin (13/12) dalam usaha mencari kemenangan perdana sejak 2006 atas sang pemilik, Manchester United, di kandang keramatnya itu.

Akan tetapi, gelandang The Gunners, Samir Nasri, menegaskan The Red Devils kini tak lagi menakutkan seperti musim-musim sebelumnya. Nasri menyebut Unitd telah kehilangan aura menakutkan mereka sepeninggal Cristiano Ronaldo dan Carlos Tevez.

"Bagi saya Manchester United bukanlah tim yang sama seperti dulu. Bersama Ronaldo dan Tevez, cukup menakutkan bermain di Old Trafford," cetus Nasri seperti dilansir Tribalfootball.

"Kini saya tak berpikir mereka seofensif dulu, tapi mereka tetap tim bagus dan saat mereka sudah unggul 1-0, sangat sulit mengalahkan mereka."

"Kita akan lihat nanti, tapi saya sangat percaya diri dapat memperoleh hasil positif dari pertandingan ini."

Villa: Untuk Juara, Barca Mungkin Butuh 100 Poin



Villa menganggap semua pertandingan penting.

Striker Barcelona, David Villa, menyatakan timnya mungkin harus membutuhkan sekurangnya 100 poin untuk menjuarai La Liga Spanyol musim ini.

Villa menegaskan, ini berarti Blaugrana tak boleh terlalu percaya diri saat menghadapi lawan seperti Real Sociedad, yang gampang-gampang susah, karena berisiko hilangnya poin yang dibutuhkan.

"Pertandingan melawan Sociedad bisa menjadi jebakan jika kami terlalu percaya diri. Tapi itu tak akan terjadi," ujarnya kepada Tribalfootball.

"Di sebuah liga di mana kami bisa mendapat dan mungkin membutuhkan 100 poin, semua pertandingan menjadi penting."

Eks striker Valencia itu memiliki rekor pribadi yang cukup bagus saat melawan Sociedad, yakni enam gol dalam delapan laga, dan catatan ini ingin dilanjutkannya di Camp Nou.

Mourinho Siap Sambut Kembalinya Kaka



Mourinho berharap sudah melihat Kaka berlatih bersama tim pascaliburan Natal.

Manajer Real Madrid, Jose Mourinho, menyambut dengan sukacita kabar kembalinya Kaka sudah semakin dekat.

Mantan andalan AC Milan itu belum bermain sama sekali di musim ini karena menderita cedera lutut yang parah saat menjalani latihan pramusim.

Namun, operasi untuk menyembuhkan lututnya berjalan lancar, dan rehabilitasinya pun berlangsung dengan baik.

"Tim medis telah melakukan pekerjaan dengan baik, Kaka sendiri telah berusaha dengan luar biasa, dan ini merupakan hal terpenting," ujar eks bos Inter Milan itu seperti dilansir Tribalfootball.

"Kami masih menunggu dan saya pikir saat kami kembali dari liburan Natal, saya berharap sudah melihat Kaka berlatih bersama tim lagi."

Brocchi: Lazio Bukan Penantang Titel Juara



Cristian Brocchi tak jumawa dengan menyebut Lazio sebagai kandidat peraih gelar juara serie A Italia.

Gelandang Lazio Cristian Brocchi menilai belum saatnya bagi Biancoceleste untuk membicarakan titel juara. Meski berada di level atas klasemen Serie A Italia, namun Brocchi belum berpikir Scudetto.

"Saya tidak berharap kami berada di posisi atas. Kami hanya ingin menunjukkan bila kami sudah berbeda dibandingkan musim lalu," kata Brocchi.

"Bila kami berada di posisi seperti sekarang ini, tentu hal tersebut membahagiakan pemain dan fan," jelasnya.

Meski demikian, Brocchi mengungkapkan Lazio tetap memiliki peluang bersaing memperebutkan Scudetto. Hanya, saat ini posisi tim turun ke peringkat tiga setelah digeser Napoli yang unggul dalam selisih poin.

"Semangat dan motivasi tim sangat bagus. Hal yang sempat hilang di tim ini. Saya tentu tidak takut bicara tentang Scudetto, tapi saya tidak ingin naif. Lazio tetap bukan penantang titel juara. Itu masih mimpi. Kami harus realistis," lanjut Brocchi.

Hanya, Lazio akan menghadapi ujian berat malam ini. Mereka akan dijamu salah satu kandidat juara, Juventus