.jpg)
Marouane Chamakh masih ingat nasehat-nasehat dari setiap pelatih yang membentuk dirinya.
Striker Marouane Chamakh mengatakan dirinya berutang kepada Laurent Blanc, mantan pelatih Bordeaux yang kini menangani timnas Prancis.
Seperti Blanc, Chamakh meninggalkan Bordeaux musim panas lalu untuk mencari tantangan baru.
"Saya selalu belajar dari semua pelatih yang membimbing saya bermain," ujar Chamakh.
"Ketika saya masih kecil, saya selalu mendengarkan semua nasehat dan menghormati pelatih. Sampai saat ini saya masih ingat kepingan-kepingan nasehat dari setiap pelatih," lanjutnya.
Menurut Chamakh, setiap pelatih telah menjadi bagian dalam perjalanan kariernya.
"Jika Anda bertanya siapa pelatih yang paling mempengaruhi karier saya, saya akan menjawab Laurent Blanc," katanya.
Pada diri Blanc, Chamakh merasa mendapatkan banyak yang dibutuhkan dalam setiap kariernya. Chamakh membutuhkan karakternya, dan Blanc adalah pelatih yang mampu meningkatkan performa pemain dari level ke level.
"Jujur saya katakan kedatangan saya ke Arsenal akibat nasehat Blanc. Nasehat dari seorang mantan pemain besar dan pelatih," demikian Chamakh.
Dari Blanc, Chamakh mendapat pelajaran betapa pentingnya statistik bagi seorang striker. Sebelum diasuh Blanc, Chamakh selalu berpikir yang terpenting bagi seorang striker adalah menerima umpan dan mencetak gol.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar