
Persitara tidak mendapat kucuran dana dari APBD
Pemprov DKI Jakarta membekukan proposal pengajuan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) yang diajukan oleh Persitara Jakarta Utara, imbasnya Laskar Si Pitung tidak mempunyai dana untuk mengarungi pentas Divisi Utama 2010/11.
Ketua harian Persitara, Hari Ruswanto, mengungkapkan bahwa klubnya tidak akan mendapat jatah dana selama putaran pertama kompetisi Divisi Utama. Meskipun hanya satu putaran, tentu sangat berat bagi Persitara yang menggantungkan "hidup"nya dari dana tersebut.
”Persitara tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah. Kondisi ini jelas menyulitkan. Kami tidak tahu bagaimana masa depan tim. Selama ini 80% pendanaan tim berasal dari sana,” ungkap Hari, seperti yang dilansir Seputar Indonesia.
Bahkan sampai saat ini Persitara sudah mengantongi banyak hutang. Hutang tersebut diperkirakan senilai Rp200 juta, dengan rincian Rp120 juta telah digunakan untuk persiapan tim selama dua bulan terakhir, dan Rp80 juta untuk kebutuhan pemain.
”Pemain kasbon sampai Rp80 juta.Dana itu dipakai untuk hari raya kemarin,” ujar Hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar