
Riedl menganggap Indonesia dan Filipina mempunyai peluang yang sama untuk lolos ke final.
Pelatih timnas senior Alfred Riedl mencoba untuk memaksimalkan dua sayap untuk membongkar pertahanan Filipina ketika Indonesia menghadapi The Azkals dalam pertandingan semi-final pada 16 dan 19 Desember nanti.
Dalam dua hari latihan terakhir, Riedl mengasah umpan-umpan panjang dan pendek dari sektor sayap. Hal ini dimaksudkan sebagai salah satu alternatif untuk membongkar pertahanan Filipina yang dikenal sangat rapat.
“Bodoh, kalau ada yang menganggap Filipina tim lemah. Mereka adalah tim bagus. Dari tiga pertandingan peenyisihan grup, mereka hanya kebobolan satu kali. Itu menunjukkan pertahanan mereka sangat bagus,” ujar Riedl.
“Mengingat mereka mempunyai pertahanan yang kuat, maka kami harus mempunyai variasi serangan yang lebih banyak. Saat ini saya sedang mencoba memaksimalkan umpan-umpan silang dari sayap.”
Riedl juga tidak mau terpengaruh dengan catatan bagus yang diperoleh timnas senior dari Filipina dalam pertemuan kedua tim di kancah sepakbola Asia Tenggara. Menurut Riedl, sepakbola selalu mengalami perkembangan setiap waktu.
“Saya tidak mau sesumbar mengenai hasil pertandingan nanti. Kami harus tetap waspada. Kedua tim mempunyai peluang fifty-fifty untuk lolos ke final. Tapi yang pasti, para pemain sudah siap,” tegas Riedl.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar