
Didier Drogba berpotensi mencetak hat-trick lagi, karena Wigan Athletic adalah tim dengan pertahanan terburuk.
Striker Didier Drogbba akan akan berupaya menjadi pemain pertama yang kali ketiga berturutan mencetak hat-trick di Liga Primer dalam 64 tahun, ketika Chelsea mengunjungi Wigan Athletics, Sabtu (21/8).
Tidak ada pemain yang bisa mencetak hat-trick kali ketiga berturutan sejak Jack Balmer melakukannya di tahun 1946.
Sebelum Balmer, pemain yang melakukannya adalah Frank Osborne (Tottenham Hotspurs) di tahun 1925, dan Tom Jennings (Leeds) tahun 1926.
Drogba mencetak hat-trick di Liga Primer, ketika Chelsea mengempaskan Wigan 8-0 di Stamford Bridge pada laga terakhir musim lalu. Ia melakukannya lagi ketika The Blues mengalahkan West Bromwich Albion 6-0 di laga pertama musim ini, pekan lalu.
Hat-trick kedua berturutan itu membuat Drogba melewat rekor gol Jimmy Greaves dengan 132 gol, dan menjadi pencetak gol terbanyak keeam Chelsea.
"Saya tidak tahu apakah saya bisa, tapi sungguh sebuah tantangan," kata Drogba kepada situs resmi Chelsea.
"Saya selalu mengatkan ingin mencetak sejarah di Chelsea, dengan menjadi pemain besar. Tapi saya tidak ingin hanya sampai di situ. Saya ingin mencetak nama sebesar semampu saya," lanjutnya.
Pencetak gol terbanyak Chelsea sepanjang massa adalah Bobby Tambling (202), Kerry Dixon (193), Frank Lampard (158), Roy Bentley (150) and Peter Osgood (150), dan Drogba (134)
Wigan adalah tim dengan lini belakang terburuk. Mereka dikalahkan Blackpool, tim promosi, empat gol tanpa balas pada laga pertama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar